
Bandung, 5 Januari 2025 — Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bandung secara resmi melaksanakan Penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama dalam rangka Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 5 Januari 2025, bertempat di Aula PTA Bandung.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandung, seluruh Hakim Tinggi, Panitera, Sekretaris, Pejabat Struktural dan Fungsional, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkungan PTA Bandung.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Pakta Integritas, dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan secara langsung diawali oleh pimpinan dan dialnjutkan oleh seluruh hakim tinggi dan pegawai PTA Bandung, sebagai bentuk ikrar kelembagaan untuk memperkuat integritas, transparansi, akuntabilitas, serta komitmen peningkatan kualitas layanan peradilan.
Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandung dalam sambutannya menegaskan bahwa penandatanganan ini bukan sekadar agenda formal, melainkan komitmen moral dan komitmen kinerja seluruh jajaran dalam mewujudkan birokrasi peradilan yang bersih, profesional, dan berorientasi pelayanan. “Predikat WBK dan WBBM adalah tujuan, namun yang lebih utama adalah konsistensi dalam membangun budaya kerja berintegritas dan menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat pencari keadilan,” tegasnya.
Pimpinan PTA Bandung juga menekankan enam pilar utama pembangunan Zona Integritas, yaitu: Manajemen Perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan SDM Aparatur, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Seluruh pilar tersebut diharapkan dapat terimplementasi secara optimal dan berkelanjutan dalam setiap lini pelaksanaan tugas peradilan.
Melalui momentum ini, PTA Bandung berkomitmen untuk:
- Menolak segala bentuk korupsi, kolusi, gratifikasi, dan pungutan liar;
- Menerapkan tata kelola peradilan berbasis standar dan digitalisasi;
- Memperkuat pengawasan internal secara terarah dan berlapis;
- Menghadirkan inovasi layanan yang berdampak langsung bagi masyarakat;
- Serta menjaga marwah dan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan agama.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai wujud harapan agar seluruh ikhtiar PTA Bandung dalam membangun Zona Integritas dapat berjalan dengan penuh keberkahan dan memperoleh ridha Allah SWT, serta mampu mengantarkan lembaga menuju predikat WBK dan WBBM secara paripurna.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, PTA Bandung kembali meneguhkan posisi sebagai lembaga peradilan tingkat banding yang berkomitmen kuat dalam Reformasi Birokrasi, penguatan integritas aparatur, dan peningkatan kualitas pelayanan publik di wilayah hukum Jawa Barat.
