
Bandung – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bandung menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Fit and Proper Test Calon Hakim Tinggi Peradilan Agama Tahun 2025 yang dilaksanakan secara daring pada Jumat, 19 Desember 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh 81 peserta dari total 85 peserta yang dipanggil untuk mengikuti seleksi, yang berasal dari unsur Ketua Pengadilan Agama dan Hakim Pengadilan Agama se-Wilayah Jawa Barat.
Pembekalan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para peserta dalam rangka menghadapi tahapan Fit and Proper Test Calon Hakim Tinggi Peradilan Agama Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 07.30 WIB dan berakhir pada pukul 15.30 WIB ini menghadirkan narasumber yang kompeten, yakni Ketua dan Wakil Ketua serta Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Bandung. Adapun materi pembekalan meliputi Eksaminasi Berkas Perkara, Teknis Pembuatan Putusan Banding, Tata Cara Pembuatan Laporan Hasil Pemeriksaan, serta Bedah Soal dan Materi yang relevan dengan tahapan seleksi.
Pada sesi penutup, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandung menyampaikan materi “Dinamika Tes Calon Hakim Tinggi”, yang menekankan pentingnya kesiapan intelektual, integritas, dan kematangan sikap dalam menghadapi proses seleksi. Dalam kesempatan tersebut, KPTA Bandung juga mengingatkan seluruh peserta untuk mengikuti setiap tahapan tes dengan penuh kesungguhan, kejujuran, dan tanggung jawab sebagai wujud komitmen terhadap profesionalitas aparatur peradilan.

“Keberhasilan dalam Fit and Proper Test sangat ditentukan oleh kesiapan substansi, ketajaman analisis, serta integritas pribadi. Pembekalan ini diharapkan menjadi bekal penting bagi seluruh peserta,” ujar Dr. Abdul Hakim, M.H.I. Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandung.
