
Bandung, 1 Oktober 2026 – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor PTA Bandung, Kamis (1/10/2026). Upacara dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung dengan tertib dan khidmat.

Bertindak selaku Pembina Upacara, Ketua PTA Bandung, Dr. H. Abd Hakim, M.H.I. Upacara diikuti oleh Wakil Ketua, para Hakim Tinggi, Panitera, pejabat struktural dan fungsional, seluruh ASN, serta Pengurus Dharmayukti Karini PTA Bandung.
Pelaksanaan upacara tersebut merupakan tindak lanjut atas surat Plt. Sekretaris Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2409/SEK/HM3.1.1/IX/2026 tentang Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026.
Dalam amanatnya, Ketua PTA Bandung mengingatkan bahwa Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh aparatur peradilan dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila, khususnya dalam melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Nilai-nilai Pancasila, lanjutnya, perlu diwujudkan melalui sikap integritas, disiplin, profesionalitas, gotong royong, serta komitmen terhadap keadilan dan pelayanan publik. Nilai tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.
“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila melalui pelaksanaan tugas yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat,” pesan Ketua PTA Bandung.
Upacara berlangsung dengan rangkaian kegiatan yang meliputi penghormatan kepada Sang Merah Putih, pembacaan Pancasila, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pembacaan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, serta doa.

Dengan mengusung semangat “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan PTA Bandung diharapkan semakin memperkuat persatuan, soliditas, dan komitmen seluruh aparatur dalam menjalankan tugas sebagai bagian dari lembaga peradilan yang berintegritas dan berkeadilan.
