Seputar Peradilan

PENGADILAN TINGGI AGAMA JAWA BARAT MENGUKIR PRESTASI DALAM PENCAPAIAN SERTIFIKAT AKREDITASI PENJAMINAN MUTU

 

  1a    2a

Subang, 26/07/2018, Acara syukuran penerimaan Sertifikasi Akreditasi Penjaminan Mutu Pengadilan Tinggi Agama dan Pengadilan Agama se Jawa Barat dan Pembinaan Dirjen Badilag MA-RI, Sosialisasi Perma 3 Tahun 2018, Pelepasan Hakim Tinggi Purnabakti dan Tasyakuran SAPM se Wilayah Pengadilan Tinggi Agama   Jawa Barat yang dihadiri oleh Dirjen Badilag Bapak Dr. Drs. H. Aco Nur, M.H, Sekretaris Ditjen Badilag Drs. Andi Kurniawan, SH, Ketua PTA Jawa Barat Drs. H. Bahrussam Yunus, SH. MH, Hakim Tinggi dan seluruh Pejabat Fungsional dan Struktural di lingkungan PTA Jawa Barat serta Jajaran Pimpinan Pengadilan Agama (Ketua, Wakil Ketua, Panitera dan Sekretaris) se wilayah PTA Jawa Barat belangsung di Sari Ater Hotel- Ciater - Subang.

3a    4a

Setelah pembacaan Doa bersama, acara Syukuran SAPM diawali dengan bersama-sama meneriakan Yel – Yel SAPM PTA Jawa Barat dengan penuh semangat dan Tayangan Video Dokumenter peraih SAPM PTA Jawa Barat, dilanjutkan pemberian ucapan selamat dari Bapak Dirjen Badilag, Ketua PTA Jawa Barat dan Sekretaris Ditjen Badilag atas prestasi PTA Jawa Barat dan Pengadilan Agama se wilayah PTA Jawa Barat yang telah meraih sertifikat Akreditasi Penjaminan Mutu 2017-2018 di Makasar dan Balikpapan dengan predikat 23 PA dan PTA Jabar A Excelant serta 1 PA dengan Predikat B. Kemudian acara dilanjutkan dengan pelepasan 3 orang Hakim Tinggi yang Purnabhakti yaitu 1. Dra. Hj. A. Farida Kamil, M.H. 2. Drs. H. Oding Sopandi, S.H. dan 3. Drs. H. Abdul Mu'in.

Ketua PTA Jawa Barat dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Sertifikat Akreditasi Penjaminan Mutu yang telah diperoleh harus dipertahankan dan menjadi motivasi dalam meningkatkan kinerja karena SAPM akan kembali diuji pada saat Surpelen setelah satu tahun sejak menerima Sertifikat. Dan Ketua PTA juga menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada 3 Hakim Tinggi yang Purna Bahkti atas pengabdian dan dedikasinya untuk lembaga Peradilan Agama khususnya di wilayah PTA Jawa Barat ini. Pada akhir sambutnnya beliau menyampaiakan ucapan terimakasih kepada Bpk Dirjen Badilag dan Sekertaris Dirjen Badilag atas kehadirannya.

 5a    6a

Selanjutnya merupakan acara terakhir, yaitu Pembinaan Bapak Dirjen Badilag. Mengawali pembinaannya beliau mengapresiasi atas keberhasilan seluruh Satker di lingkungan PTA Jawa Barat meraih Sertifikat Akreditasi Penjaminan Mutu, karena PTA Jawa Barat adalah satu-satunya PTA yang satkernya banyak dan sudah 100% terakreditasi,  Predikat yang diraih dari 25 Satker 24 terakreditasi A xcelent dan 1 terakreditasi B. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran pemimpin, yaitu seorang pemimpin harus mampu memetakan masalah dan mencari solusinya juga harus mampu menggerakan sumber daya yang ada sehingga tujuan yang dirumuskan bersama dapat terwujud. 

Materi utama pembinaan Bapak Dirjen Badilag, adalah 1. Penyelesaian Perkara Tepat Waktu (MinutasiSatuHariSetelahPutusanDibacakan (One Day Minutation, Publikasi Putusan Satu Hari Setelah Dibacakan (One Day Publish), Administrasi Perkara Secara Elektronik (e-Court), 2. Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), 3.Website dan email harus selalu aktif dan 4. SIPP selalu di update.

Pada akhir pembinaannya Bapak Dirjen Badilag mengevaluasi kinerja Pengadilan Tinggi Agama dan Pengadilan Agama se-Jawa Barat terutama dalam penyelesian perkara dan minutasi perkara melalui Aplikasi Sistem Manajemen Tata Laksana yang sudah beliau persiapkan, beliau juga menyebutkan dan meminta maju kedepan 5 pimpinan Pengadilan Agama yang berkinerja terbaik juga 5 pimpinan Pengadilan Agama yang berkinerja buruk, selain dipanggil kadepan mereka juga harus menandatangani kontrak kinerja ‘ kesanggupan untuk menyelesaikan kewajibannya dalam menyelesaiakan perkara dalam waktu 2 bulan”.  Di penghujung pembinaannya beliau menyampaian bahwa hal ini dilakukan semata-mata untuk perbaikan kinerja agar Peradilan Agama terdepan dan menjadi contoh bagi peradilan lainnya. (wwn)