Seputar Peradilan

Bandung, Rabu (31/07/2017) Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat telah melaksanakan Pelepasan Hakim Tinggi dan Pegawai PTA Jawa Barat, yaitu 1. Dr. Hj. Sisva Yetti, SH., M.H, (Promosi menjadi WKPTA Bangka Belitung) 2. H. Agus Budiadji, SH., M.H (Promosi menjadi WKPTA Ambon), 4. Drs. H. Insyafli, M.H.I (Promosi menjadi WKPTA Pontianak) 5. Drs. Mahbub (Pensiun), 6. Achmad Suroso, S.Sy. (Promosi menjadi Panitera Pengganti pada PA Purwakarata 7. Linda Ratna Dhanuranti, S.H (Promosi menjadi Panitera Pengganti pada PA Cianjur), dan dilanjutkan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Aplikasi Penunjang Kinerja bertempat di Aula Serbaguna. Acara berlangsung dari pukul 09.00 sampai dengan 15.00 WIB.

pegawai 1

pegawai 2

Dalam acara pelepasan tersebut Drs. H. Insyafli, M.H.I yang mewakili Hakim dan dan pegawai yang dilepas dengan gaya pidatonya yang banyak berpantun memohon maaf dan berterima kasih kepada seluruh keluaraga besar PTA Jawa Barat, sedangkan Ketua PTA Jawa Barat dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas segala kinerja dan dedikasinya pada PTA dan beliu mengharapkan agar ditempat baru dapat menerapkan pengalamannya yang baik dan diterapkan pada satker baru dan juga harus meninggalkan kenangan yang baik yang selalu diingat terutama yang terkait dengan kinerja.

 

Berlanjut ke Acara Rakor yang dimulai pada jam 10.00 WIB yang diikuti Hakim Tinggi PTA Jawa Barat, Ketua PA se Jawa Barat, Para Pejabat Struktural dan Fungsional dan seluruh admin IT di lingkungan PTA Jawa Barat. Ketua PTA Jabar dalam kesempatan Rakor tersebut menyampaikan, bahwa seluruh pimpinan di lingkungan PTA Jabar diantarnya harus senantiasa memantau inovasi-inovasi pada bidang IT yang baru dibuat seperti ‘penyeragaman website, Aplikasi Keuangan Perkara, Aplikasi Tabayun dan Aplikasi Sikabayan”, pimpinan harus mampu mengelola kantor sesuai dengan menajemen kantor moderen.

pegawai 3

pegawai 4

pegawai 5

Dalam kesempatan tersebut Sekertaris PTA Jawa Barat menyampaiakan pelaksanaan Akreditasi di lingkungan Peradilan Agama yang selama ini akan dikembangkan, yaitu Standar Manajemen Mutu (SMM) istilahnya dirubah sesuai hasil pertemuan pimpinan Mahkamah Agung dengan Badilag menjadi Akreditasi Penjamiinan Mutu (APM), kemudian dalam kesempatan itu juga menyampaian di lingkungan PTA Jawa Barat akan dilaksanakan Analisis Beban Kerja terutama panitera dan jurusita. Dalam pengukuruan pencapaian kinerja sesuai dengan perjanjian kinerja yang sudah ditetapkan sudah tersedia instrumen secara elektronik bisa dipantau dalam aplikasi pengawasan PTA Jawa Barat. Dalam kesempatan itu juga Panitera PTA Jawa Barat menghimbau kepada seluruh Pengadilan Agama agar senantiasa meningkatkan kinerjanya seperti dalam melaporkan kinerjanya secara online. Selanjutnya acara di tutup dengan penginputan Aplikasi Tabayun oleh para Admin masing-masing PA se Jabar. [wwn].